Pada kenyataanya apa yang terlihat dan tak dimiliki selalu terasa indah dan menggiurkan. Sepertinya yang kita miliki tak ada arti. Kita selalu sibuk membanding-bandingkan apa yang kita miliki dengan sesuatu yang nampak dari orang lain. Begitu selalu. Hingga kita lupa, bahwa bisa bangun dan bernafas saja itu patut kita syukuri. Hari-hari berlalu, sejak keputusan berat itu di bukan Februari aku banyak belajar. Bahwa masalah tidak pernah usai, sebab hidup itu sendiri merupakan masalah. Aku sering bertanya kepada Tuhan, "Tuhan mengapa aku? Tidakkah kau berniat memberiku waktu jeda untuk bernafas lega tanpa memikirkan sesuatu?" Terus begitu. Semakin aku bertanya Tuhan selaku menjawab dengan ujian lagi dan lagi. Yang awalnya terasa berat tidak terasa bisa ku lewati. Apapun, apapun itu ujiannya. Semua terasa berat diawal. Kita sibuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Kemungkinan itu seolah nyata. Kadang aku berpikir, bisa tidak mengerti aku saja meski sebentar. B...
[B A C A] Adalah sebuah cerita tentang kalian semua, termasuk kamu, dan mungkin saya. Bisa fiktif, tapi, banyak juga yang nyata. Hanya sebagai wadah dan wujud dari kegabutan saya. Saya tidak mau mati sia-sia tanpa sebuah karya. Meskipun masih abal-abal, semoga kalian suka. Sebab, kebahagiaan saya adalah melihat kalian benar-benar bahagia. Kita tidak akan pernah benar-benar sendiri, kita tidak mungkin menjadi paling diantara segalanya, pasti ada yang lebih. Senyum dulu :)), kamu luar biasa.